BAB 24

1887 Words

“Rey, abis dari sini aku boleh ke rumah ayah nggak?” Jingga bertanya. Saat ini mereka sedang berada di dalam mobil dan baru saja keluar dari halaman rumah tempat diadakan pesta pernikahan Aron. “Aku kangen sama mereka,” ungkapnya. “Boleh, ntar aku anterin.” “Emang nggak balik kantor?” tanya Jingga yang tidak ingin diantar. “Nggak, Sayang. Aku juga pengen ketemu orang tua kamu. Ada yang mau aku obrolin.” Jingga mengangguk sebagai jawaban. Tidak ada pilihan lain. Sebenarnya dia agak khawatir mengingat pertemuan Rey dan sang ayah yang tidak baik saat pernikahan mereka. “Aku boleh nanya sesuatu?” tanya Jingga ragu. Rey menoleh sesaat kemudian kembali fokus pada kemudinya. “Apa?” “Sebenernya hubungan kamu sama ayah gimana sih? Kalo inget dulu pas kita nikah kayaknya hubungan kalian nggak

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD