Gadis Pemberontak

2074 Words

Meidinda Rajingga   “Iga..Iga…kamu sudah sadar Nduk?” Samar-samar suara mulai terdengar. Aku mengerjabkan mata beberapa kali.  Lama-kelamaan penglihatanku mulai jelas. Kuedarkan pandangan sekeliling, menemui sekitar ranjang dan kamarku yang dipenuhi dengan orang. Aku meneliti mereka satu per satu. Semua menatapku cemas dan memberikan pandangan iba. “ I…Iga  kenapa Bu?” “ Kamu tadi pingsan saat kita menerima tamu. “ Pingsan? Aku pingsan? Kenapa aku bisa pingsan? Saat menerima tamu? Kupejamkan mata untuk mengingatnya. Lintasan peristiwa yang berlalu hadir dalam ingatanku. Aku ingat saat itu sedang dilamar, sama siapa….? Ah ya, aku ingat dilamar oleh si belimbing asem, alias dosen rese yang jadi pembimbingku, Pak Alan.  Jadi, aku pingsan saat dia menyampaikan lamaran? Apa tanggapannya? L

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD