Sepanjang hari berada di dalam ruangan membuat Vizena sangat bosan. Dia memutuskan untuk keluar sekedar untuk menghiruo udara segar. Namun, Vizena memiliki rasa ingin tahu yang sangat tinggi, keindahan istana Sholaire telah menarik perhatiannya. Tak cukup baginya hanya menghirup udara segar. Dia pun melangkah lebih jauh. Menyusuri lorong-lorong istana, Vizena tak berkenan untuk mengedipkan matanya. Keindahan Sholaire memang berbeda dari Luxorth. Seluruh pilar dan lantainya terbuat dari marmer, kayu yang menyangga atapnya besar-besar berwarna cokelat kemeragan, di setiap dindingnya terdapat lukisan, seperti lukisan tentang sejarah atau kehidupan keluarga kerajaan. Sungguh menakjubkan. Langkah Vizena menjadi lebih pelan ketika ia melihat hamparan tanaman berbunga di halaman luas, seperti

