Dekorasi tempat tinggal Remeus begitu beragam. Dindingnya dipenuhi oleh warna kesukaannya, biru muda. Lantai ditutup dengan karpet mewah, bunga kesukaan calon isterinya pun di letakkan di setiap sudut dengan jumlah yang tak terbatas. Para tamu berdatangan seolah tak ada habisnya. Hingga Remeus yang biasanya begitu menyukai pesta teelihat kelelahan karena menyambut tamu yang begitu banyak. Ini karena akhirnya setelah sekian lama, ada pesta pernikahan di keluarga kerajaan. "Lihat wajah Remeus!" Ujar Moscha yang tampaknya kegirangan melihat kakaknya terlalu lelah menyapa tamu itu. Tak! Tarda memukul kepala Moscha dengan keras. Ia merangkul leher adiknya lalu memaksanya untuk menatap ke arah yang lain, tempat dimana Raja mereka sedang duduk membantu Remeus untuk menyapa para tamu denga

