64. Genderang Perang

1784 Words

. "Para pasukan sangat menyukai sosok anda, Yang Mulia," ucap Barra sembari membersihkan pedangnya. Setelah menobatkan Barra sebagai komandan pasukan yang baru menggantikan Gard, untungnya tidak banyak protes yang dilayangkan. Mereka seolah menyukai karakter Barra sebagai pasukan, atau mereka menyukainya karena karir politik mereka tidak akan terganggu. Karena sosok Ketua Hakim Agung sangat berpengaruh di kalangan pejabat, begitu juga anaknya. Dengan keberadaan sang anak dalam ranah militer, mereka bisa bernafas lega. Satu Hakim Agung saja sudah membuat pusing apalagi dua. Vizena berdecak tak percaya mendengarkan ucapan Barra. Memang setelah Barra menjadi Komandan Pasukan yang baru, dia pun sering pergi ke kamp pelatihan pasukan untuk berlatih bersama atau sekedar mengawasi saja. Tida

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD