Barra berkuda dengan cepat, wajahnya membelah angin, ia terus memacu kudanya agar sampai tepat waktu. Sebenarnya dia sudah berada di antara para pasukan, tapi tak menemukan Vizena di antara para pasukan membuat dirinya cemas. Ia sendiri kembali ke perkemahan, memastikan apakah Vizena turut berperang atau tidak. Tenda yang kosong adalah pemandangan pertamanya saat mencari Vizena. Pemandangan yang tidak biasa, karena Barra melihat baju zirah milik Vizena sudah tidak berada di tempatnya, berarti Vizena meninggalkan tempatnya dalam keadaan siap berperang. Barra terus mencari petunjuk, hingga dirinya menemukan selembar kertas yang teremas di atas lantai. Kertas itu di ambil oleh Barra, Tak luput dari matanya segel yang sudah terbuka di atas kertas. Keningnya berkerut ketika ia mengenali simb

