69. Reveal The Truth

1995 Words

Seolah harapannya terkabul, langit yang semula biru indah berubah menjadi abu-abu, begitu muram dan kelam, bisa diprediksi bahwa sebentar lagi mungkin akan turun hujan. Kemuraman itu juga tampak di antara dua manusia yang saling berhadapan, saling menatap satu sama lainnya. Tampaknya seperti itu, namun di tempatnya, Gard hanya menatap tempat di antara alis Vizena, sama sekali tak bisa menatap mata sang Kaisar yang begitu anggun. "Aku disini untuk mendengarkan dan menawarkan, jadi apa syaratnya?" Suara Vizena masih sama, lembut, hanya saja kelembutan itu membalut kekuatan yang tak terbatas, dan Gard menyadarinya. Dia harus berhati-hati dengan setiap kata-katanya. "Menjadi Kaisar membuat anda terlihat cantik, Yang Mulia." "Jaga bicaramu!" Barra memperingatkan. Dia berdiri di samping Vizen

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD