52. Tempat Aman

1044 Words

Tya berjalan keluar, di luar sangat ramai. Entah mengapa dia mengalami kecemasan saat ini . Tya berada di keramaian seolah orang-orang menatapnya. Tya seketika takut suasana yang terlalu riuh dan ramai. Apalagi di sini tidak ada sang kakak ataupun sahabatnya. Sepertinya kecemasan ini datang tiba-tiba juga karena perasaan yang sedang tidak baik dan terlalu emosional. Sejak tadi benar-benar berusaha mengatur nafasnya, sampai saat ini malah ia merasa ingin menangis. Tubuhnya bergerak tak terarah, juga bergetar. Tya Memilih menepi dan duduk di pinggir taman, kakinya lemas sekali. Kemudian terlihat seorang ibu-ibu penjual jasa kepang berjalan mendekati, dia melihat Tya yang terlihat ketakutan. "Kenapa Nak?" Tya hanya menatap tak menjawab. Apa yang harus ia lakukan. "Ibu, maaf saya boleh pi

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD