"Mas Yuga?" "Kita kembali ke hotel, ada yang harus saya omongin." Tya malas, ia segera menutup pintu kembali. Kesal dan marah atas kelakuan Yuga tadi. Merasa ia direndahkan dan juga dilecehkan. Sementara itu Yuga terus mengetuk pintu, agar Tya mau membukakan pintu. Yuga ingin Tya kembali ke hotel bersamanya. *** Vhi berjalan cepat setelah keluar dari pintu kedatangan. Ia bahkan tak membawa apapun selain dompet dan ponsel. Lalu segera menaiki taksi menuju hotel, menemui Tya. Perjalanan berlangsung cukup singkat karena jalan yang lancar dan jarak yang cukup dekat. Setelah sampai di hotel, ia pun mempercepat langkah menuju kamar Tya. Langkah Vhi terhenti ketika ia melihat sang kakak yang berdiri tepat di depan pintu. Yuga sejak tadi berdiri menunggu, sudah hampir dua jam dia berdir

