Masih Sakit?

1035 Words

"Gimana sudah deket sama Tya?" tanya Kinar pada sang cucu. Sudah beberapa minggu ini pertanyaannya itu-itu saja. Hal itu jelas saja membuat Yuga merasa kesal. Dan tentu saja membuat pria itu merasa bosan setengah mati. Di kantor ia sudah tak lagi mencoba untuk mengejar Tya. "Ya, nenek lihat aja nanti lah. Udah usaha buat deketin dia kok. Memang anaknya yang agak susah. Jual mahal, padahal cantik juga nggak." Yuga menggerutu merasa kesal dengan penolakan dan penolakan yang terus saja ia terima. Dengar apa yang dikatakan putranya itu membuat Nindy merasa kesal. Wanita itu kemudian memukul bahu Yuga. "Tya itu cantik lho, kamu lihat aja matanya bulat besar, bulu matanya lentik, bibirnya tipis cantik. Gendut gendut gitu Mami yakin deh banyak yang naksir." Yuga mendesah meremehkan. " Dari ma

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD