Aneska duduk di sofa kamar dengan wajah cemberut. Menatap ke arah tempat tidur di mana suami sudah tidur pulas. "Dia mah enak tidur nyenyak. Aku yang bingung sendiri." Wanita bersuami itu menghela napas panjang kemudian beranjak dari kursi. Mengambil bantal juga selimut dari lemari dan membawanya ke sofa. Beberapa kali mencoba memejamkan mata, tetapi tidak berhasil. "Ini kenapa sih mata gak mau ketutup?" gerutunya sambil menyibak selimut lalu turun dari kursi. "Handphone aku tadi di mana, ya?!" Menyalakan lampu untuk mencari benda berbentuk pipih itu. "Ini dia." Aneska mengambil ponsel yang tergeletak di atas meja. Saat hendak kembali mematikan lampu, tatapannya tertuju ke arah tempat tidur. Perlahan menarik selimut hingga menutupi dadda pria itu. Sesaat di tatapnya wajah suami dengan

