13. Perjanjian

1005 Words

"Ayo!" Setelah beberapa saat saling diam, Shaka mengajak gadis di sampingnya. "Ke mana?" tanya Aneska yang sejak tadi sibuk dengan pikirannya sendiri. "Katanya mau mengatakan yang sebenarnya. Ayo! aku gak keberatan selama itu membuat kamu senang. Tapi aku lepas tangan atas apa yang terjadi setelah itu." Shaka beranjak, melangkah lebih dahulu. "Tunggu!'' Aneska segera menarik bagian belakang jas hingga sang pria pun berhenti melangkah. Shaka berbalik. "Apa lagi?" Aneska diam untuk beberapa saat sembari berpikir. Ada ragu dalam hati saat akan mengambil keputusan. "Malah diem. sudahlah, aku masuk duluan. Lebih cepat selesai, lebih baik. Ini udah malam. Aku harus pulang," ujar Shaka, Kembali memutar tubuh hingga membelakangi sang gadis, dan mulai melangkah pergi. "Saya mau!" Shaka ya

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD