"AKH ...!" jeritan Aneksa melolong saat suami dengan tanpa perasaan memijat kakinya yang terkilir. Bahkan bantal sofa pun ia lempar ke arahnya. "Sakit tahu!" "Makannya kalau jalan itu lihat ke depan. Ini, udah jalan cepat-cepat kayak maling takut ketahuan, bukannya lihat ke depan, malah lihat ke belakang," omel Shaka, "coba gerakin kakinya." Aneska menurut. Rasa sakit yang tadi tidak tertahan, ternyata sudah lebih baik sekarang. "Masih sakit?" Wanita itu menggeleng. "Gak terlalu." Tatapan ia tujukan pada pria yang sedang menunduk seraya mengobati luka di kaki. Tetapi beberapa saar kemudian segera membuang pandangan ke arah lain. "Coba jalan," ujar Shaka sambil bangkit berdiri dan memegangi tangan istri, membantu berdiri dan melangkah. "Gimana sekarang? Masih sakit?" "Sakit sedikit aj

