Tujuh purnama berlalu, dua musim berganti setelah terakhir kali kami berjumpa di depan meja hijau. Kini aku sudah makin mandiri, usaha toko berkembang pesat sehingga aku mendapatkan keuntungan dan semakin banyak tabungan. Kuhabiskan waktu luang untuk berolahraga, mengikuti kelas memasak dan kursus kecantikan. Kujalani hari-hariku dengan bahagia tanpa memikirkan lagi orang yang pernah mencampakkan hati ini. Tak lupa juga kuperhatikan tumbuh kembang anak anak serta pendidikan mereka. Fokusku sekarang adalah membahagiakan diri sendiri dan anak anak. Aku sempat terpuruk dalam kesedihan di awal awal perceraian, merasa langkahku timpang dan hari hariku kesepian. Tapi, seiring berjalannya waktu, semua rasa itu menghilang dengan sendirinya. Luka mengering lalu sembuh berikut dengan hari hari penu

