68

974 Words

"Apa maksudmu bilang begitu kenapa kau mengancamku memangnya kutukan apa yang bisa kau turunkan pada diri ini?" "Boleh jadi, anak itu akan celaka atau cacat gegara ucapan dan kesombongan ibunya," ucapku kesal. Jujur saja Sebenarnya aku tidak ingin mengucapkan kalimat seperti itu tapi karena mau nama mancing kemarahanku maka aku pun tak sengaja terlontarkan kalimat itu. "Sudah, sudah, Indira aku minta maaf ya, atas ucapan Mona. Kamu tahu sendiri kan kalau wanita hamil agak sensitif dan mudah berprasangka buruk jadi kumohon kamu tolong pahamilah itu...." "Aku tidak harus memahaminya dari sekarang dari dulu dia memang sudah kurang ajar," jawabku tertawa. "Diam ya, jangan membuat perhatian semua orang teralihkan," ucapnya geram, Mona mencengkeram tangannya sendiri dengan kencang dan terli

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD