Mendengar ucapan Ibu mas Alvin sontak melepaskan genggaman tangannya dari tangan Mona. Wanita itu juga bersurut merasa tidak enak dengan Ibu yang sedang bicara serius dengan menantunya. "Kau juga! Kenapa kau ikut dengan Alvin, Apakah kau merasa sudah begitu penting dalam kehidupan Alvin hingga kau harus mengikuti ke mana saja dia pergi! Apa kau sangat takut kehilangan?" "Uhm, dia mengajak saya." "Oh ya?" "Iya benar, saya mengajaknya agar dia merasa bahwa saya juga memperlakukan dia dengan layak." "Lucu ya, kemarin bilang tidak menyukai Mona dan tidak berminat pada wanita itu, sekarang kau menjilatnya seperti anjing yang menjilati tulang. Kau seakan-akan tidak bisa lepas darinya padahal baru kemarin kau bilang bahwa hanya indira satu-satunya yang kau butuhkan." "Ibu ... Pemikiran man

