bc

ANAK KU TIDAK BODOH

book_age18+
0
FOLLOW
1K
READ
tragedy
like
intro-logo
Blurb

• Anak merupakan anugerah untuk setiap pasangan,begitu pula pula-dengan ku,dengan datangnya anak menjadi sumber kebahagiaan. Oek...oek..oek... Tangisku pecah,Tangis bayi merah itu mampu membuatku dan suami haru,perjuangan ku untuk nya melihat dunia telah berhasil.Dimar itu namanya,aku berharap dia seperti lampu yang menyinari.keluarga tak henti untuk bersyukur.aku adalah anak ke 3 dari 4 bersaudara ,sedangkan suamiku anak ke 2 dari 3 bersaudara.awal kehidupan yang baik membawa kami mengarungi rumah tangga dengan suka dan duka.setelah kelahiran putra ku suamiku menyuruh kami kembali dari rumah sakit untuk ke rumah mertua,karena ibu mertua ku mungkin bisa membantu ku untuk merawat putraku , karena ibuku telah tiada sebelum aku menikah.setelah kembali ke rumah mertua aku di buat pusing oleh mereka karena kupikir mereka dapat membantuku,ternyata tidak.ibu mertuaku tidak berani menyentuh bayi merah apalagi memandikannya,kemudian bulek juga tidak berani.Berat sekali kepalaku.setiap hari aku harus memandikan putraku sendiri dan mengurus segala keperluan sendiri,Ya aku harus bisa !hingga pada suatu titik aku merasa bukan orang tua yang berhasil.karena anak ku belum bisa bicara pada umur 2tahun.hatiku hancur,cemoohan,hinaan,kemarahan dan lainnya di tujukan kepadaku,tapi aku harus membuktikan bahwa aku bisa,,anakku pintar,anak ku tidak bodoh.

chap-preview
Free preview
AWAL PERNIKAHAN
SAH.. satu kata terucap dari mereka,saksi pernikahan ku Ya aku menikah saat berumur 21 tahun,bukan umur yang muda juga bukan umur yang tua . Kebahagiaanku begitu terasa saat suamiku Heri namanya ,menyebut namaku dengan binti bapak ku menjadi awal kehidupan kami . Setelah aku dan suamiku menikah kami masih belum mempunyai rumah untuk berteduh “Maaf kan mas ya nis,kita masih harus kesana kemari karena kita belum punya rumah” “Iya mas,” jawabku singkat Kami pun harus ke rumah mertua karena bagaimanapun aku seorang istri yang harus ikut dengan suami Pagi hari pun tiba Saat nya harus melakukan tugas rumah .ya kini aku berada di rumah mertua,seperti biasa aku melakukan kegiatan pagi mandi membersihkan dapur.aku tidak memasak ya karena suamiku tidak suka sarapan dan kalaupun siang dia makan di tempatnya bekerja,dan aku hanya membuatkan nya secangkir kopi saja “kopi mu mas,aku akan siap siap bekerja” “Apa kau masih bekerja?apa harus secepat itu kamu bekerja?kenapa tidak mengambil cuti lagi?”rentetan pertanyaan dari suamiku yang baru bangun tidur “ya aku harus bekerja,aku tak mau menyusahkan mu ,dan aku masih ingin membantu bapak ku membiayai adikku sekolah,ya walaupun sedikit,”ucapku biasa “yasudah,nanti hati hati” “apa mas tidak mau mengantarku bekerja?” “Maafkan mas nis,kamu naik motor saja sendiri,kapan kapan mas antar” “ya” jawabku berlalu pergi dan bersiap ke tempatku bekerja Ya aku seorang pelayan toko,di ibukota,wajar suamiku tidak mau mengantarku,saat masih pacaran saja aku tidak pernah di antarkan ,pernah suatu kali aku meminta dia untuk mengantarkan aku ke tempat kerja tapi selalu ada alasan untuk tidak mengantarkan ku ,padahal satu hal kecil saja sudah dapat membuat hati bahagia tapi itu tidak di berikan ya untuk ku. Setelah sampai di toko teman teman dan bos ku memberi selamat untuk pernikahan ku . ya mereka datang ke pernikahan ku dan aku sangat bahagia dengan itu “Wah mbak Anis udah nikah ni,bahagia banget dong” ucap indah salah satu temanku “ya dong,kamu juga cepetan dong nyusul,tak doa kan kamu segera dapat calon imam ya ndah “ “Anion “ ucap kami berdua bersamaan,dan kamipun langsung masuk toko untuk bekerja Pukul 5 sore aku pulang kerumah. “Assalamualaikum” “Waalaikum salam “ Aku masuk kerumah langsung membersihkan diri,dan menuju ke kamar ku.bagaimapun aku adalah menantu baru di rumah ini,jadi aku belum terbiasa dan belum beradaptasi dengan lingkungan rumah dan keluarga suamiku “sudah selesai mandinya nis”tanya suamiku saat aku masuk ke dalam kamar “sudah mas “ “kalo gitu kita makan di luar yuk,kamu kan tadi gak masak” “iya mas “ Hari hari aku lewati bersama suamiku ,lebih dari 2 bulan aku selalu mengecek kehamilan ku ,tapi hasilnya selalu sama ,’GARIS SATU’ “mas,maaf ya.tadi aku ngecek kehamilan tapi tetep garis satu,maaf ya mas”ucapku kala pagi hari dengan wajahku yang sedih “iya gak apa apa sayang,kita bisa coba lagi kok ,apa kamu mau pagi ini kita berusaha lagi?”tanya suamiku menggoda “gak ah mas,mas ini ada ada saja ,ini masih pagi aku harus kerja “ucapku dengan sedikit lega atas jawaban dari suamiku “Iya mas tahu,kamu jangan capek capek ya” “Iya mas,kalo gitu aku mau berangkat kerja dulu, assalamualaikum” “Waalaikumsalam” Suamiku bengkel. Kita sama sama berkerja ya untuk menabung. Hari hari aku lewati dengan kecemasan karena belum hamil juga padahal sudah 4 bulan kami menikah.ibu mertua ku juga selalu menanyakan “sudah hamil belum” belum lagi tetangga dan saudara juga menanyakan hal yang sama Aku menjadi pendiam sejak saat itu,aku juga berusaha untuk konsultasi dan terapi juga,hingga ketika aku merasa badanku rasanya remuk semua dan aku berpikir aku pasti kelelahan bekerja dan aku memutuskan untuk pijat di tetanggaku,dekat dengan orang tuaku.ya aku memutuskan beberapa hari untuk menengok ayahku. “Mbak,tolong pijit belakang perut ya ,rasanya remuk badan ku “ “iya” jawab mbak seh,seorang dukun pijat dan pijat bayi di desa ku . Aku menikmati pijatan yang di berikan hingga mbak seh menyadarkan ku dari lamunan “awakmu sak Iki rodok lemu ya( badan kamu sekarang agak gemuk ya)” “Masak si mbak,kayak e nggak “ Aku masih saja menyangkal omongan Mbak sih .besok paginya aku iseng iseng cek dan hasilnya sungguh mengejutkan “GARIS DUA”.

editor-pick
Dreame-Editor's pick

bc

Alpha's Instant Connection

read
651.7K
bc

Desired By The Hockey Captain Alpha

read
8.3K
bc

The Abandoned Luna's Return

read
1K
bc

Inferno Demon Riders MC: My Five Obsessed Bullies

read
789.1K
bc

The Luna He Rejected (Extended version)

read
621.2K
bc

His Unavailable Wife: Sir, You've Lost Me

read
11.2K
bc

Secretly Rejected My Alpha Mate

read
36.5K

Scan code to download app

download_iosApp Store
google icon
Google Play
Facebook