Tak Kuasa

1003 Words

Nila berjalan menjauh dari hotel menuju ke apartemennya. Gadis itu melempar sepatu dan tas sembarangan. Hidup sendiri memang sebebas ini. Tapi juga sangat sepi sampai ia hanya bisa mendengar nafasnya. "Inikah yang aku inginkan," gumam Nila. Hampa seolah tanpa jiwa. Ia kehilangan segalanya, bahkan masa lalunya. Dan semua atas keputusan gadis itu. Namun kenapa ia merasa jika semua ini salah. Ia tidak menyukai semua ini. Ia ingin hidup normal, memiliki teman dan tetangga. Bukan hidup dengan segala kekuasaan dan uang tapi membuatnya seperti robot. Nila juga tidak suka dengan bau d4r4h ketika terjadi pertempuran. Dia tidak suka suara peluru dan tatapan mengerikan semua penjah4t. Itu bukan hidupnya. Nila duduk di sebelah jendela apartemennya. Kota London memang sangat berkilau. Namun ia send

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD