Panas Dalam Kehampaan

1249 Words

Sarah meneruskan aksinya mengomel. Ia merasa diperlakukan Anggara tidak adil. Sejak kejadian waktu itu, wanita itu hanya mengomel untuk mengungkapkan rasa tidak puas yang ia rasakan. Di kamar Anggara, di meja makan, yang pasti dimana pun saat ia bertemu dengan Anggara. "Kenapa kau terus bersikap seperti ini, Anggara!? aku manusia bukan robot yang hanya diam jika kau mengabaikan ku," Protes Sarah. Dia membuat suasana sarapan menjadi panas dan tidak nyaman. Sena yang mampir untuk menangani kebutuhan Anggara bahkan kehilangan nafsu makannya. "Lihat Sena, apa benar seorang pria bersikap sedingin ini pada kekasihnya?" Bagi Anggara, Sarah terlalu berisik. Ia malas menanggapinya dan memilih pergi. "Aku harus pergi sekarang," ucap Anggara. Mulut Sarah membentuk O melihat kelakuan Anggara. "

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD