Kesempatan

1003 Words

Nila nampak senang hati meneriman ide jika pria bertopeng di depannya adalah pangeran. Ia pun merasa menjadi putri. Gadis ini telah hidup dalam dunia dongeng yang ia ciptakan. Hal itu diperburuk oleh tingkah Anggara yang menyebut jika Nila adalah seolah putri. Putri yang diciptakan untuknya. "Anggara, kenapa kamu memakai topeng?" tanya Nila. Hari ini adalah hari ke tiga dia selalu ditemani Anggara. Dan secara otomatis menyingkirkan Devan hingga pria itu terpaksa pulang. "Itu karena penyihir membuat wajahku mirip seseorang. Dia mengutukku mirip dengan pria jahat," bohong Anggara. "Jadi aku takut kamu nanti membenci ku." Nila terdiam sejenak, dalam hati ia merasa kasihan. "Aku tidak akan membencimu. Mana mungkin aku membenci orang baik yang selalu memberiku hadiah, kue dan kelinci. Kam

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD