Setelah puas melepas rindu dengan berbagai peluk dan cumbu rayu, Ditha memanggil beberapa anak buahnya. Agar mereka membawakan beberapa makanan ke dalam ruang kerjanya untuk Linggar. Tak lupa dia juga memerintahkan mereka untuk membereskan bekas kotak kado super besar di dalam ruangan itu. Linggar yang baru tiba dari perjalanan antar benua tentunya sangat lelah dan lapar. Bahkan dia juga mengalami jet lag. Gimana gak jet lag kalau Linggar harus melalui perjalanan udara 20 jam lebih, apalagi ternyata pesawatnya harus transit di Singapura karena faktor cuaca. Setelah tiba di bandara Juanda Surabaya, dia masih harus terbang lagi dengan helikopter ke perusahaan Sampoerna cabang Banyu Harum yang lokasinya di ujung timur pulau Jawa. Prosesi makan siang berlangsung hangat dan menyenangkan. Dith

