Persimpangan Jalan (24)

2332 Words

“Ra, sudah? Ini kita dijemput.” Teriak kakaknya pada Aara ketika driver Harist sudah berada didepan rumahnya. Hari ini adalah acara pertunangannya saudara Harist dengan Alvyan, artinya hari ini juga Aara dan keluarganya akan pergi ke rumah Harist mengenakan baju yang kemarin dibelinya dengan laki-laki itu. “Udaah.” Aara keluar dengan gaun tile bernuansa milo seperti ibu dan kakaknya. Perempuan itu terlihat elegan dan berkelas. “Waaaah, udah cocok banget sama Harist.” Ucap kakaknya begitu enteng. “Mbaaaak. Inget, Harist udah punya pacar. Jangan aneh-aneh ya.” Balas Aara. “Iya iyaa, bocil. Lah, ibu dimana? Kok yang dandan lama malah ibu ya.” Aara dan kakaknya pun celingak-celinguk mencari keberadaan ibu mereka. “Buuuuun, Uti udah siap.” Aaya keluar dengan wajah sumringah diikuti oleh

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD