semakin lama pijitan pada pundak mbak ara semakin turun hingga jari jari Paidi memijit samping d**a mbak Ara
( mbak ara semakin gelisah merasakan kenyamanan malam ini)
paidi pun terus memijat dan semakin rama pijitan Paidi berubah menjadi remasan halus di d**a mbak ara
"ah...." lirih yang tidak bisa di tahan oleh mbak ara
Paidi terus meremas halus dan bibirnya mulai menciumi tengkuk dan leher putih jenjang Mbak ara.
mbak Ara pun semakin menikmati permainan paidi kemudian mbak Ara sedikit memutar wajah nya hingga
"clup" suara saat kedua bibir anak manusia itu bertemu
lumatan demi lumatan semakin intens hingga tanpa sadar mbak Ara hanya tinggal menggunakan rok.
" terus sayang terus" suara mbak ara sambil merem melek saat paidi menghisap p******a mbak Ara
karena sudah tidak kuat Dengan pemanasan yang di lakukan Paidi, mbak ara pun langsung menyuruh paidi untuk terlentang.
" aku sudah gak kuat di" sambil melepaskan pakaian yang tersisa kemudian mbak Ara berada di atas paidi .
" ah...." suara mbak ara saat wortel di telan oleh marmut, mendiamkan sejenak kemudian mulai menggerakkan pinggulnya
" terus mbak " suara Paidi saat mbak ara semakin cepat menggerakkan pinggulnya naik turun
"ah......" lengking mbak Ara lirih saat ia mencapai klimaks seketika tubuhnya yg mungil lemas di atas tubuh paidi.
setelah beberapa saat Paidi mulai mengambil posisi di atas mbak ara kemudian memasukkan pedang sakti nya
" ah...." suara mbak ara semakin lemas
Paidi mengerakan pinggulnya maju mundur dengan cepat yang membuat mbak Ara kembali mencapai klimaks.
"kamu jago banget sih di, mbak udah keluar dua kali kamu belum keluar" sambil kembali melumat bibir Paidi
Paidi kemudian memasukkan pedang sakti untuk kesekian kalinya, hingga kedua manusia itu mencapai klimaks.
" kamu hebat di mbak udah keluar 10X kamu baru satu kali" sambil bergegas menuju ke kamar mandi
" hehehe tapi mbak suka?" tanya paidi sambil tersenyum ke arah mbak Ara
" Hem.... jawab mbak ara sambil sedikit tersipu malu
setelah memakai pakaian nya kembali, Paidi menuju kamarnya,
saat ingin masuk kamar tanpa sengaja ia melihat pintu kamar galuh sedikit terbuka saat Paidi sedikit melihat kearah kamar galuh terlihat galuh sedang memijit pundak nya di dalam kamar.
" belum tidur luh?" tanya paidi, yang membuat galuh seketika menoleh ke arah Paidi
" belum di" jawab Galuh
" galuh badan nya pegal pegal?" tanya paidi
" iya nih di mungkin efek kelamaan di bis" jawab Galuh
" mau Paidi pijitin luh? tanya paidi kembali
" mau sih , tapi kamu kan capek di, habis mijitin mbak ara dari jam 8 sampai 11" jawab Galuh.
berlanjut