Bab 33. Cemburu

1087 Words

"Via, maaf, apa kamu masih ada ko-pi?" Suara itu memecah selubung romantis yang awalnya melingkupi dua anak manusia itu. Sontak Reza menjauh dari tubuh Livia. Begitu juga dengan Livia. Perempuan itu langsung duduk tegap dan mengambil jarak dari Reza. Anton mengedipkan mata beberapa kali sampai akhirnya menyadari kesalahannya. Dia tertawa kikuk sambil menggaruk kepala. "Anton, kamu tahu fungsi bel?" ujar Reza dengan suara yang sangat dingin seakan mampu menembus tulang belulang Anton. "Ma-aaf, Pak! Sa-saya tidak bermaksud ...." "Lagian kalau kopi di kamarmu habis, tinggal meminta service room buat refil!" bentak reza sambil menggebrak meja di hadapannya. Kali ini tidak hanya Anton yang kaget, tetapi Livia pun ikut tersentak. Tak lama kemudian Mikaila pun masuk ke kamar itu. Gadis itu

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD