Negosiasi

1377 Words

"Maaf Alya, aku bisa jelasin alasan kenapa kamu nggak diajak meeting tapi aku nggak bisa terima kalau kamu curigain aku kayak gini." Memerah wajah rupawan si pemuda desa tak kuasa membendung emosi. Kerja kerasnya selama ini dipandang sebelah mata, bahkan tak dianggap. Habis sudah kesabaranya menghadapi perempuan berambisi itu. "Coba jelasin kenapa aku nggak dilibatin meeting?" Alya berkacak pinggang balik menantang. Dia tidak takut akan wajah garang yang memerah tertuju padanya. "Kamu sadar nggak setiap kali kita meeting kamu selalu bertanya hal yang sama. Semua udah dijelasin. Diam-diam di belakang sana, mereka tertawain kamu. Aku nggak suka kamu diremehin," tegas Arhan. "Alasan aja kamu! Bilang aja ada yang kamu sembunyiin dari aku. Kamu mau ambil semua keuntungan perusahaan, 'kan

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD