Chapter 60 : Bayangan di Tengah Sakit

1714 Words

Udara di rumah itu masih berat dengan aroma kemenyan yang menempel di dinding-dinding kayu. Lampu ruang tamu redup, menambah kesan muram. Di dalam kamar sempit itu, Ryan masih memeluk tubuh Nu yang gemetar karena demam. Nafas Nu pendek-pendek, tapi hangat pelukan Ryan membuat matanya sedikit tenang. Ryan menyeka peluh di dahi Nu dengan ujung saputangannya. “Sayang… aku di sini. Aku nggak akan ninggalin kamu lagi.” Nu, meski suaranya serak, berusaha tersenyum. “Aku takut… Mas. Ibu… dia… aku nggak sanggup.” Ryan menempelkan telunjuknya lembut di bibir Nu. “Ssst… kamu nggak usah khawatir. Aku nggak datang ke sini untuk berdebat sama ibumu. Aku datang untuk kamu. Aku akan jaga kamu.” Isak lirih terdengar dari tenggorokan Nu. Matanya yang sembab memandang Ryan dalam-dalam, seolah mencoba me

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD