"Mau kemana, hah?!" Zein menarik dan tiba-tiba menahan pergelangan tangan Maudy. Entah sejak kapan pria itu di sana, Maudy tidak tahu dan sedikit terkejut dengan kehadirannya. Namun, Maudy juga tak membiarkannya begitu saja, saat bayangan pertemuannya dengan Laura yang baru berselang beberapa menit berputar di dalam kepalanya. "Lepaskan!" ketus Maudy membuat Zein bingung. "Kau kenapa, sih? Berubah jadi galak seperti ini, padahal saat kutinggal satu jam lalu kau tidak begini ...." Maudy tidak menjawab, dia malah menatap semakin tajam sebelum kemudian berbalik dan meninggalkan Zein. Tentu saja hal itu dia lakukan setelah berhasil melepaskan pergelangan tangannya dari cengkraman tangan Zein. "Ck, kalau ditanya, harusnya dijawab!" kesal Zein. Dia mengikuti istrinya lalu merangkul bahu

