Mereka kembali ke Jakarta, Tian dan Ferdy langsung menuju tempat diadakannya meeting sementara Gabrian dan Jelita kembali ke kediaman keluarga Wijaya. Mereka sama-sama lelah sehingga tak sadar terlelap di sofa ruang utama saat tengah bersantai menonton siaran televisi sambil menikmati kentang goreng buatan Bibi yang berteman dengan es kopi yang menyegarkan tenggorokan. Gabrian mendengus dan menggeliat, kemudian dia sadar tertidur di atas sofa dan lantas tersenyum saat melihat data manis itu juga terlelap di sampingnya duduk bersandar. Gabrian bertopang dagu dan menatapnya lekat dengan mata teduh yang menyiratkan banyak cinta. "Kapan kamu ketiduran di sebelah aku?" Bisiknya seraya menyentuh pipi ranum Jelita. Gabrian melihat jam dinding, pukul sepuluh malam. Jelita harus tidur dengan be

