Sembilan Puluh "Multiple Sclerosis." Itu yang dokter katakan setelah mendiagnosa dan juga melihat hasil pemeriksaan Jamima. "Apa itu dokter?" Jelita sangat takut. Kenapa ada nama penyakit seasing itu di telinganya. "Saya pikir dia hanya terkilir biasa, Dok?" Jelita akan menangis. Gabrian meraih jemarinya, mereka duduk berdua di ruangan dokter. Sementara Jamima sudah di pindahkan ke ruang rawat inap tadi sekitar pukul sepuluh dan sekarang hasil pemeriksaan sudah keluar. Dokter berusaha menjelaskan dengan hati-hati pada Jelita dan Gabrian. "Kenapa dia bisa menderita penyakit itu, Dok?" Gabrian melanjutkan pembicaraan dengan dokter karena Jelita sepertinya sangat terpukul. "Belum diketahui penyebab pasti dari multiple sclerosis, tetapi diduga penyebabnya adalah autoimun, di mana sistem

