Chicken Cordon Blue

1205 Words

Kanaya tersentak dengan ucapan Sabrina. Dia tahu sepenuhnya, Alex bukanlah lelaki yang baik. Sejak diusir, dia yakin kelak perempuan itu akan kena batunya karena membela lelaki b******k macam itu. Hanya saja, dia tidak pernah menduga akan sebegini tragisnya nasib yang harus dihadapi sahabatnya itu. Dia tak tahu harus berkomentar apa. Sabrina bersandar di pangkuannya. Kanaya memeluk bahu dan membelai rambutnya. Dibiarkannya wanita itu kehilangan keangkuhannya dengan terus menangis sambil meracau tentang kekesalannya kepada Alex. Tak lama, isakan Sabrina terhenti. Dia bangkit duduk dan menatap Kanaya. “Aku minta maaf waktu itu malah mengusirmu. Padahal dia yang kurang ajar, kan?” Tangis Sabrina kembali pecah. “Ssshh!” Kanaya memeluknya. “Sudah, nggak apa-apa.” Dia memang sakit hati kal

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD