Bab 8.B

1244 Words

"Shh, pelan dikit!" "Ini pelan! Lagian ngapain ke kampus. Udah tau lagi banyak mahasiswi. Tebar pesona!" Gerutu Riana dan menempelkan kapas yang sudah diberi cairan antibiotik itu ke lengan Geo. Cowok yang katanya dikepung sama mahasiswi centil itu calon suaminya. Geofan Abrani. Lelaki yang kini meringis kesakitan karena insiden pengepungan tadi membuat beberapa luka di lengannya. Lagian cewek-cewek fakultas hukum itu beringas semua. Mana kukunya panjang dan berwarna, pantas saja jas dan juga lengan lelaki ini bisa sampai seperti sekarang. "Bukan tebar pesona.." "Ya terus ngapain?! Anak hukum semuanya pada cantik! Sempurna luar dalam! Kukunya juga pada cantik, makanya ini tangan sampe gini!" Serobot Riana memotong ucapan Geo. Dalam hati Geo terkikik melihatnya. Riana yang sekarang

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD