Permohonan Aydin

1646 Words

"Ceritakan bagaimana kalian bisa bertemu?" Harun bertanya setelah Aydin sedikit tenang. Kedua alis Aydin masih melengkung. "Dia kerja di restoran kita. Restoran yang baru buka. Tadi aku kebetulan ke sana untuk melihat perkembangan restoran, tapi aku terkejut melihatnya. Dia juga terkejut. Lalu dia pergi." Aydin menatap Harun suram. "Dia bahkan mengundurkan diri setelah tahu kalau aku pemilik restoran itu. Dia pasti sangat membenciku." "Jadi sekarang dia tidak bekerja di sana lagi?" tanya Harun lagi. "Untungnya temannya itu menghentikannya," kata Aydin bernada pasrah. "Syukurlah. Jadi kau bisa menemuinya lagi di sana." "Tidak, Harun. A-aku sudah membuat janji. Dia akan tetap bekerja di sana, sebagai gantinya aku tidak akan pernah datang ke restoran itu lagi." Harun mengerutkan dahi. "

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD