Secuil Kisah Masa Lalu

1942 Words

Pyar! Gelas yang digengam Aisha tiba-tiba merosot setelah mendengar tayangan yang memberitakan pasal kecelakaan pesawat. Kemudian tubuh wanita itu tersimpuh ke lantai dengan tatapan kosong. Nermin pun masih histeris. "Tugce, itu pesawat Elvan! Elvan ada di dalam sana!" Tugce ikut prihatin melihat keadaan Nermin. Ia menyentuh punggung temannya itu. "Yang sabar ya, Nermin. Kau tadi berbicara soal azab, dan sekarang adikmu benar-benar mendapatkan musibah." "Tugce, kenapa kau berbicara seperti itu?!" Nermin menjadi marah. "Sudah, kau pulang saja. Teman macam apa kau ini!" Wanita itu menangis dengan terus menatap televisi dan memanggil-manggil nama Elvan. Takut dengan amarah temannya, Tugce memilih untuk enyah dari sana. "Aku turut berduka ya, Aisha," ujarnya begitu melewati Aisha di depa

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD