Part 30

1714 Words

"Kak!" Akhirnya Crisy menemukan sosok kakaknya yang sudah lama dicarinya di pesta itu. Pria itu datang sendiri. Padahal di telepon mengatakan akan datang bersama istrinya. Carlos menoleh pada sosok Crisy. Dengan wajah datar dan dingin menatap angkuh pada sosok adiknya. "Siapa kau?" Seperti dihatam batu besar d**a Crisysian berdenyut sakit. Langkahnya terhenti seketika. "Kakak, tolong maafkan aku." Crisy menyakupkan tangan. Tak mungkin baginya mengikuti saran Rio untuk langsung memeluk kakak yang begitu dirindukannya itu. "Memaafkanmu?" Carlos tersenyum miring. "Setelah kau pergi ke Hongkong dan tinggal di sana tanpa sepengetahuanku? Kau semakin hari semakin kurang ajar Crisy. Aku sudah tak mengenalmu lagi. Kau telalu asing!" geram Carlos menahan diri. Mukanya merah padam menahan gerah.

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD