Makan Malam

309 Words

Angin menerbangkan rambut pirangku, musim panas dengan sepeda baru dan harusnya aku bisa memamerkannya pada Michael. Aku juga mengenakan jam tangan baru, jam tangan murah seharga lima puluh shiling. Kukayuh pedal sepeda menuju kediaman Young yang terlihat masih sangat sepi. Seperti biasa aku akan masuk melalui pintu samping dan ternyata sepeda lipatnya memang sangat ringan yang membuatku bisa mengangkatnya dengan mudah dan menyimpannya di dalam kamarku. Permasalahan ban bocor yang sering kualami akhirnya sudah bisa kuatasi, aku bisa berangkat sekolah tanpa harus berjalan kaki sejauh tiga kilometer lagi. Rumah masih begitu sepi, hanya terdengar suara dari dapur pertanda Grace sedang menyiapkan makan malam. Tentu saja aku mengabaikan dirinya, membantu dirinya juga hanya menambah masalah

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD