Pagi itu, Almira baru saja keluar dari kamarnya saat aroma sedap dari dapur menyambutnya. Ia mengerutkan kening, sedikit heran. Biasanya, para asisten rumah tangga baru mulai memasak setelah ia memberikan instruksi. Namun, suara gemerincing peralatan dapur dan aroma bumbu yang khas menunjukkan seseorang sudah lebih dulu beraktivitas di sana. Langkahnya ringan menuju dapur, dan matanya langsung menangkap sosok Tari yang tampak sibuk menggoreng ayam di wajan. Perempuan muda itu terlihat begitu cekatan, sesekali tersenyum dan berbicara dengan para asisten rumah tangga seakan sudah lama mengenal mereka. Di sisi lain ruangan, seorang bocah laki-laki berumur dua tahun duduk tenang di kursinya. Dengan mangkuk kecil di tangannya, ia tampak menikmati potongan tempe goreng yang ia gigit pelan-

