CHAPTER LIMA PULUH TIGA

2330 Words

            Ciara keluar dari gerbang rumahnya dan menyusuri komplek perumahannya menuju halte bus yang ada di depan komplek. Hari ini adalah hari terakhir ujian nasinonal dan ia tampak begitu bersemangat. Ia merogoh saku roknya saat merasakan ponselnya bergetar.             Bara : Berangkat sendiri dulu, ya. Nanti pulangnya gue jemput.             Ciara berdecak. Ia sama sekali tidak pernah meminta Bara untuk mengantar ataupun menjeputnya, namun laki- laki itu selalu muncul di depannya tanpa diminta. Ciara sudah tidak heran lagi melihat kemunculan laki- laki itu yang tiba- tiba. Ia tak membalas, kembali menaruh ponselnya di saku roknya.   ***                         Bara kembali menaruh ponselnya di atas nakas setelah mengirim pesan pada Ciara. Ia tahu pesan itu tak akan dibalas

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD