Ketiganya menatap tiga mangkok berisi mie instan yang asapnya masih mengepul. Satu persatu, mereka mengambil sendok dan mulai mengaduk isi mangkok masing- masing. “Papa nggak makan?” tanya Ayra. Ketiganya sudah selesai bermain air karena tiba- tiba gerimis turun. Mereka sudah mengganti pakaian mereka dengan pakaian kering yang mereka bawa. “Papa udah tadi.” Jawab pria itu. Ketiganya mulai meniup makanannya sebelum memasukkan ke mulut. Tak lama tiga cangkir teh manis hangat disajikan di depan ketiganya. Suara air terjun mendominasi, air mengalir membuat pemandangan memanjakan mata, udara tampak bersahabat. Setelah menghabiskan makanannya, keempatnya pergi dari warung kecil itu untuk kembali ke tenda. Ayra dan Kamal jalan lebih dul

