Menyamar

1396 Words
Sore ini adalah yang terbaik bagi Qin Yun Fei. Hari pertama dia bekerja dengan status Jenderal sangat menyenangkan. “Kakak!” Suara penuh keceriaan memanggilnya, hal ini membuat Qin Yun Fei menoleh ke belakang. Qin Yun Fei melihat adik keempatnya, Qin Mingxiang berlari ke arahnya dengan wajah memerah karena keringat dan sinar matahari. “Hei! Jangan berlari atau keringatmu akan terus keluar. Kemari, istirahat sebentar,” Ujar Qin Yun Fei dengan senyum tipis. Qin Mingxiang terkekeh,”Bukankah mengeluarkan keringat adalah hal bagus?” “Tetapi keringat yang kamu keluarkan sudah cukup banyak. Sekarang, rasakan bau badanmu, sangat tercium!” Balas Qin Yun Fei dengan nada bercanda. Qin Mingxiang dengan patuh mencium ketiaknya, kemudian dia tersenyum lebar,”Namun aku bangga dengan keringat ini!” Qin Yun Fei menaikkan alis kirinya,”Bangga?” Qin Mingxiang mengangguk,”Ya. Aku mendapatkan keringat ini karena Latihan keras bela diriku tadi. Kamu tahu, kak? Aku adalah murid yang mendapatkan nilai paling tinggi di tes ini!” Qin Yun Fei tersenyum,”Bagaimana dengan kakak ketigamu, Junfeng?” Saat mendengar nama Qin Junfeng, Qin Mingxiang memutar bola matanya jengah,”Cih! Bocah itu terlalu mengikuti aturan! Dia melarangku itu, dia melarangku ini, dia sangat mirip dengan kakak tertua.” Qin Yun Fei terkekeh,”Lalu…bagaimana denganmu? Kamu mirip siapa?” Qin Mingxiang menjawab cepat,”Tentu saja sepertimu! Aku suka kebebasan, cinta bela diri, dan tidak suka terikat aturan. Bukankah kakak juga seperti itu?” Qin Yun Fei menaikkan alis kirinya sembari menyeringai,”Maksudmu putri yang kacau dan tidak mengikuti aturan? Mingxiang, contoh putri yang ideal adalah adik kelima dan enam, mereka feminim dan menguasai ilmu medis. Rata-rata seorang perempuan itu menguasai ilmu medis dibandingkan dengan ilmu bela diri.” Qin Mingxiang mengangkat bahunya acuh,”Ya, tetapi aku tidak mau seperti itu. Lagi pula, bukankah hal seperti ini menyenangkan? Kakak menasihatiku seolah kakak adalah Wanita feminim.” Qin Yun Fei yang mendengar kalimat akhir adiknya segera menjawab,”Ucapanmu tidak salah, tetapi kenapa rasanya aku ingin marah, ya?” Qin Mingxiang tertawa pelan sembari menggaruk tengkuknya yang tidak gatal. “Yang mulia,” Dari arah belakang, ada seeorang yang memanggil Qin Yun Fei. Qin Yun Fei segera menoleh dan menjawab,’Ya?” “Yang mulia Kaisar memanggil anda. Ini sangat penting, tolong yang mulia segera bergegas.” Qin Yun Fei mengerutkan keningnya, kemudian jantungnya berdebar kencang tanpa alasan. Segera Qin Yun Fei berdiri dan meninggalkan Qin Mingxiang. Qin Mingxiang sebenarnya juga sangat penasaran, namun pada akhirnya dia hanya mengangkat bahu dengan acuh dan pergi menuju Istana kediamannya. Setelah tiba di istana kediaman Qin Guyin, Qin Yun Fei segera masuk ke dalam ruangan utama. Tempat di mana pria itu sekarang berada. Saat masuk, Qin Yun Fei merasakan suasana dan atmosfer yang berat. Sepertinya ada sesuatu yang buruk terjadi. “Aku di sini, kakek,” Qin Yun Fei membungkuk ke arah Qin Guyin. Mata Qin Guyin yang tadi terpejam segera terbuka dan menatap dingin Qin Yun Fei, setelah itu dia bertanya,”Apa kamu tahu kesalahanmu, Jenderal baru?” Qin Yun Fei segera merasakan sesuatu yang tida enak di hatinya, dirinya membungkuk dan berkata,”Aku terlalu bodoh, tolong kakek jelaskan kepadaku.” Qin Guyin memijit pelipis kepalanya pelan, kemudian menjawab,”Pria yang kamu tangkap hanyalah pria buta biasa.” Deg! Qin Yun Fei segera menggeleng kencang,”Tidak, tidak mungkin. Sebelum menangkapnya aku sempat berbicara padanya dan mengukur setiap kata-katanya. Dan lagi, aku tidak menangkap hanya karena pertanyaan dan pembicaraanku dengan dia, aku menangkapnya karena merasakan ada sesuatu yang berbeda. Sesuatu yang tidak pernah kujumpai di Kami Fei Ying.” Qin Guyin mengangkat alis kirinya,”Kamu berbicara dan bertanya dengan dia untuk memperangkap dia di dalam kata-katamu? Sepertinya bukan dia yang jatuh ke dalam prangkapmu, tetapi kamu yang jatuh ke dalam perangkapnya.” Qin Yun Fei mengerutkan keningnya, otaknya berpikir keras. Sebenarnya apa yang terjadi? Qin Yun Fei melirik ke arah Qin Wujing yang berdiri di dampingnya untuk meminta penjelasan lebih dalam. Qin Wujing yang mengerti segera menjawab,”Pria buta yang kamu tangkap itu benar-benar pria buta biasa. Kamu tadi berkata bahwa kamu merasakan sesuatu yang tidak pernah kamu rasakan, bukan? Itu adalah prangkap dari pelaku utama, si buronan ini. Dia menempelkan sesuatu yang berkaitan dengan kekuatan dalamnya yang asing bagi kita kepada pria buta tersebut. Setelah kamu pikir bahwa pria buta itu dia, kamu akan segera menangkap pria itu dan penjagaan ketat di gerbang utama Ibu Kota selesai. Dengan itu, dia bisa keluar dari Kami Fei Ying dengan mudah.” Qin Yun Fei terdiam, kepalanya menunduk dan merenung. Ini adalah kelalaiannya, seharusnya dia lebih teliti dan berpikir tajam. “Qin Yun Fei, setelah kesalahanmu ini, apa yang akan lakukan?” Tanya Qin Guyin, hal ini menyadarkan Qin Yun Fei dari lamunannya. “A-aku akan bertanggung jawab,” Jawab Qin Yun Fei dengan tatapan sungguh-sungguh. Qin Guyin memejamkan matanya lagi, kemudian pria itu menjawab,”Hanya omongan tak berdasar, tidak ada bukti, tidak ada kepercayaan dariku. Jika kamu benar-benar ingin bertanggung jawab, maka cari buronan itu. Menurut instingku, orang itu menuju Luwei Zhing.” Qin Yun Fei mengangguk mantap,”Ya, aku berjanji akan menemukan buronan itu. Namun sebelum itu….” Qin Guyin Kembali membuka matanya dan bertanya dengan tatapan dingin,”Apa?” Qin Yun Fei tersenyum dengan penuh ide dan rencana matang di otaknya,”Aku harus membasmi barang haram yang sudah dia sebar di Kami Fei Ying.” Qin Wujing tersenyum,”Aku akan membantumu.” Qin Yun Fei menoleh ke arah Qin Wujing sembari terenyum dan mengangguk. “Um!” * Bau minuman keras yang semerbak memenuhi toko terpencil berlantai tiga. Qin Yun Fei berjalan masuk dengan hanfu berwarna merah merona yang sedikit terlihat transparan di bagian paha dan d**a. “Aku akan mem***uh setiap pria yang memandangmu tidak sopan!” Seru Qin Wujing dengan nada berbisik di telinga Qin Yun Fei. Qin Yun Fei tersenyum tipis,”Diam. Perhatikan saja langkahmu, atau rok hanfu Panjang itu akan membuatmu terjatuh,” Balas Qin Yun Fei dengan nada meledek. Qin Wujing yang mendengar ini menatap dingin Qin Yun Fei,”Orang-orang di dalam misi selalu menyamar menjadi pria, mengapa kita harus Wanita?!” Qin Yun Fei terkekeh saat mendengar pertanyaan Qin Wujing,”Tidak semuanya menyamar sebagai pria untuk menjalankan misi, tergantung tempat orang itu bertugas. Dan lagi, yang sedang menyamar itu adalah kamu, bukan aku! Aku adalah Wanita asli!” Qin Wujing tidak menjawab lagi, pria itu mmilih untuk fokus kepada rok dan cara jalannya agar tidak terjatuh. Qin Yun Fei memesan kamar biasa di lantai dua. Saat menaiki tangga, dirinya dan Qin Wujing berpapasan dengan pria yang hendak turun. Dilihat dari pakaiannya, orang itu sepertinya adalah pria bangsawan. Pria itu menghentikan langkahnya saat melihat Qin yun Fei dan Qin Wujing, kemudian dia tersenyum,”Ay, dari mana kedua Gunniang berasal?” Qin Yun Fei tersenyum, sementara Qin Wujing menatap dingin pria bangsawan itu. “Rumah b****l Xiao Ying,” Jawab Qin Yun Fei. Pria bangsawan itu mengangguk, kemudian dia mempermanis senyumnya dan Kembali berbicara,”Gadis b****l memiliki kecantikan setara dengan gadis bangsawan, bagaimana mungkin aku tidak tertarik.” “Ba****n,” Umpat Qin Wujing, hal ini membuat dirinya mendapatkan cubitan maut diam-diam dari Qin Yun Fei. “Gongzhi terlalu menyanjung saya dan teman saya,” Balas Qin Yun Fei dengan senyum manis dan malu yang dibuat-buat. Pria muda bangsawan itu tertawa, kemudian dia berkata,”Boleh aku pinjam temanmu? Jika kamu tidak mau sendiri, aku bisa mengantarmu kepada temanku.” Diam. Qin Yun Fei dan Qin Wujing terdiam. Qin Yun Fei tersenyum kaku,”Te-tamanku yang ini?” Tanya Qin Yun Fei, jari telunjuknya mengarah kepada Qin Wujing. Pria muda bangsawan itu mengangguk, tatapannya berubah semakin lembut saat menatap Qin Wujing. “Ya, dia. Siapa namanya?” Tanya pria bangsawan itu. Qin Yun Fei degera menjawab,”Da Huang.” “Sembarangan!” Sentak Qin Wujing dengan suara pria. Saat Qin Yun Fei dan pria bangsawan itu menatapnya terkejut, dirinya segera memperbaiki nada bicaranya agar terdengar lebih feminim,”Maksudku, sembarangan! Itu adalah nama anjing!” Kemudian matanya menatap pria bangsawan tadi dan berkata,”Gongzhi, namaku yang benar adalah Baobao.” Qin Yun Fei menahan tawa yang luar biasa karena ini. Sementara pria bangsawan itu malah tersenyum tipis dan berkata,”Menarik, Baobao nama yang lucu. Ah ya…namaku, Tang Li.”
Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD