“Apa aku harus ke situ?” tanya Aksa melalui ponselnya. “…” “Baiklah, kalau ada apa-apa segera beritahu.” Aksa langsung menutup ponselnya, baru saja Arian menghubunginya untuk memberitahu bahwa sinyal keberadaan Kirani terdeteksi lagi. Rana—Ibu Arian, mendapatkan sinyal itu lagi melalui gelangnya, dan gelang itu terhubung dengan gelang milik Kirani. Entah bagaimana caranya gelang itu bersinar lagi. Aksa segera meminta bantuan ke para karyawannya yang berada di perusahaan IT milik Aksa dan kedua sahabatnya itu untuk menyelidiki semua. Aksa memiliki perusahaan IT yang terkenal dengan teknologi yang canggih, barang-barang yang dihasilkan juga sudah bertarap internasional. “Kirani, di mana kamu?” tanya Aksa di dalam hatinya. Sekarang Aksa sedang berdiri di balkon, ia menutup pintu

