Suara kokokan ayam membangunkan Joshua yang tengah asik-asiknya tertidur, cahaya matahari menyorot masuk dari sela-sela jendela kamar. Joshua melirik ke sampingnya, mencari Jesica, tapi istrinya sudah tidak ada disana. Joshua menguap lebar, dia duduk diatas kasur. masih mengumpulkan jiwanya yang belum sepenuhnya terkumpul. setelah benar-benar niat dia bangkit berdiri, berjalan keluar kamar untuk mencari Jesica. "Jesica."Joshua keluar dari rumah. Dia menemukan Jesica sedang memasangkan sebuah alat entah apa itu ke punggung pamannya. "Oh mas Shua sudah bangun."Joshua menghampiri Jesica. "Kalian mau kemana?" "Ke sawah, mau ikut?"Jawab paman Jesica. "Boleh." "Ya bolehlah, siapa yang ngelarang. tapi di sawah panas, gapapa?" Joshua berfikir sejenak, kalau dia tidak ikut ke sawah terus

