"mau kemana?"Tanya Joshua melihat tas besar di tangan Jesica. "Mengunjungi nenek desa." "Kenapa kau tidak memberitahuku?" "Semalam tua sibuk, jadi mungkin aku tidak akan memberitahumu karena ini juga tidak penting bagimu." Joshua berdecih"ckk, kau ini. desamu itu jauh." "aku sudah biasa kesana." "biasa apanya. kalau tiba-tiba dijalan kau kecopetan Bagaimana, kalau ketemu orang jahat terus kau di culik apa yang akan aku katakan pada ibumu" "Tuan menghawatirkan ku?" "tidak." "oh baiklah, aku akan....." "akan ku antar sampai desa,"Potong Joshua cepat. Jesica menatap Joshua seakan-akan dia bisa menebak isi hatinya"aku hanya menjalani prosedur, kau tidak usah kegeeran,"Kilahnya cepat. Joshua menutup pintu mobil. setelah semuanya siap Pak Yanto menjalankan mobilnya, dan mobil mercy

