Cerita tentangnya

1003 Words
Pulang ke Apartemen, perasaan sedih dan hampa itu datang lagi, hanya sebentar merasa terhibur bersama Elena dan Garry, Chloe menatap Foto Ayah, Ibu, dan kakaknya Frans yang tinggal di Kota Boston, sedangkan Chloe di kota New york, entah kenapa rasanya rindu sekali pada mereka, tiba-tiba Chloe ingat pada ayahnya yang selalu tegas namun sayang padanya, Ibunya yang hangat dan selalu mengerti keinginannya, kakaknya Frans yang selalu jahil namun sangat protektif padanya. Tidak terasa air mata meleleh dari sudut mata Chloe, patah hati dari Freedy membuatnya merasa sangat kesepian, Rasanya ingin kembali kemasa-masa membahagiakan itu. Sebenarnya saat ini Chloe ingin menelepon Ibunya, namun saat ini jam dinding menunjukkan pukul 23.45. pm Ibu dan Ayahnya mungkin sudah tidur pikir Chloe lesu, Ia mencoba mengatur posisi bantal agar Ia bisa tidur, ditariknya selimut hingga menutupi seluruh tubuhnya, tidak terasa waktu berjalan dan Chloe sudah berada di alam mimpi, ditemani ribuan bintang langit kota new york malam itu. *** Akhir pekan adalah hal yang sangat ditunggu-tunggu oleh setiap orang terutama Chloe, biasanya Dia harus bangun pukul 05.00 namun hari ini Chloe sengaja bangun pukul 08.00 pagi. Dibukanya Handphone, terdapat spam dari teman-teman kampusnya, ada yang menanyakan sudah makankah? lagi apa? dan banyak lagi pertanyaan-pertanyaan yang tidak terlalu penting menurut Chloe. Chloe beranjak dari tempat tidur, segera membereskan kamar, mandi, masak dan tak lupa sarapan omelete s**u dan keju serta secangkir kopi kesukaannya. Drrt.. Drrt.. Handphone Chloe bergetar yang menelepon adalah Bella, Chloe mengangkatnya dan terdapat suara dari Seberang sana. "Hallo.. Morning Chloe" Bella mengawali dengan nada riang "Hallo, morning juga Bel.. kok tumben pagi-pagi udah nelpon? " Chloe sedikit terkekeh "Pagi dari mana? dari Hongkong? ini udah jam 10.30 kali Chloe, kok masih pagi? " Bella menimpali sambil tergelak "Bercanda saja Bel, ngomong-ngomong ada apa nih?" sahut Chloe "Aku mau ajak kamu makan siang bersama nih, gimana? sekalian aku mau curhat.. hehe" celetuk Bella bersemangat "Ok deh, tunggu Aku jam 11.30 di Le Bernardin ya" sahut Chloe, Ia tau Bella suka makanan laut, mengusulkan untuk makan di Le Bernardin akan membuat Bella senang "Kamu tahu saja makanan favoritku, thanks ya" ucap Bella senang *** Bella tersenyum riang ketika Chloe menghampirinya, Jacket bermerk yang di pakai Chloe membuat Bella berdecak kagum. setahu Bella, Chloe berasal dari keluarga berada, Ayahnya adalah salah satu investor terbesar di perusahaan Barrick Gold Corp dan merupakan CEO dari perusahaan Zonite Perfect Cleanser, Ibunya seorang Guru SMA di Boston itulah sebabnya sikap angkuhnya kadang ditunjukkannya dengan kentara pada orang yang belum mengenal Chloe. "Hei.. " Chloe menghampiri Bella "Wow, Kamu cantik sekali hari ini.. seperti orang mau kencan saja" Bella tertawa sedikit menggoda "Iya dong, kalau tidak cantik bukan Aku kan? " Chloe sedikit menepuk dadanya dengan nada bercanda "Yuk masuk" ajak Bella sambil memutar grandel pintu Mereka masuk, dan memilih kursi di dekat jendela di restoran Le Bernardin, selagi menunggu pesanan, mereka memutuskan untuk mengobrol. "Mau cerita apa? " Chloe mengawali percakapan "Aku mau cerita Chloe, kemarin sore aku tidak sengaja bertemu Jack di perpustakaan, kamu kenal Jack kan? " kata Bella semangat "Hmmm.. kenal lah kan kita sekelas.. terus ada apa dengannya?" sahut Chloe "Kamu ingat lelaki tampan di MKU yang ketemu beberapa hari lalu kan? " Bella bertanya "Oh, yang kamu suka itu yah?" Sahut Chloe sedikit mendowerkan bibir bawahnya "Ya, aku pasti fall in love deh kalau saja tidak sedang dekat sama Alvin" Sahut bela tertawa "Iya terus ada apa dengan lelaki MKU itu? " kata Chloe pura-pura tertarik Hidangan laut berupa kerang, kepiting dan lobster tengah terhidang diantara mereka. Bella melanjutkan cerita "Jack bilang namanya Axton dan dia bertanya tentang kita loh?" Bella berbinar-binar "Sudah Kuduga, banyak sih tipe lelaki seperti itu. Lelaki murahan sok cool.." sahut Chloe sengit "Eh kamu salah, Dia bertanya tentang kita bukan karena suka seperti lelaki lainnya, kamu mikir dia suka sama kita yah?" Bella tergelak "Terus, apa alasannya? " Chloe sedikit mengangkat alis kirinya sambil menyendok kerang yang sudah diolah sedemikian rupa oleh Chef di restoran Le Bernardin "Jack Bilang Axton risih karena kita sering menoleh kearahnya.." sahut Bella tergelak Hampir saja makanan di mulut Chloe menyembur keluar, Ia tersedak dan minum jus melon dihadapannya "What..? kan Kamu yang lihat Dia terus, Aku hanya dua kali kok, menoleh ke arahnya. Itupun karena kamu yang memaksaku untuk menoleh kearahnya" Chloe menjawab kesal Baginya cuma Freedy yang pernah menarik perhatiannya, belum pernah Chloe tertarik lebih dulu pada laki-laki lain, biasanya laki-laki lah yang mengejarnya lebih dulu. "Tapi kamu menoleh juga kan?" Bella tergelak, Dia senang membuat Chloe kesal Hampir saja Bella ditimpuk pakai sendok oleh Chloe karena merasa kesal dan malu. Bella ingin menghibur sahabatnya yang murung belakangan ini, entah karena apa. Chloe tak pernah cerita tentang masalahnya pada Bella dan Bella tidak berani bertanya tentang masalah Chloe. "Eh ngomong-ngomong besok sudah senin, bertemu lagi nih dengan Axton.." Bella tertawa riang "Ampun deh.. kalau tidak ingat sudah gila bersama selama setahun" Chloe menepuk jidatnya kesal, sambil menatap kesal ke arah Bella "Btw kamu minum jus melon ku loh Chloe, tuh Fruity soup ekstra milk cream pesananmu baru mau di bawakan kesini" kata Bella menatap Chloe celingak celinguk yang baru sadar meminum jus melon miliknya "Aduh, tuh kan gara-gara kamu loh Bel" kata Chloe kesal "Tenang, kita tukar oke.. Fruity soup ekstra milk cream menjadi milikku ya" kata Bella senang. Sambil bersiap mengambil sedotan milik Chloe "Ogah, ini milikku ya... kalo mau tuh pesan lagi" kata Chloe menjulurkan lidahnya "Ihhh, seharusnya Aku boleh dong ambil punyamu, tadi kan kamu ambil jus melonku" kata Bella sedikit kesal "Gapapa.. Aku yang teraktir kok" kata Chloe sambil menyendok potongan lobster ke mulutnya "Serius? Awas ya kalau bohong" kata Bella senang "Iya. Serius" kata Chloe tersenyum Sambil makan Chloe memikirkan Freedy yang belakangan sering posting foto-foto mesra bersama Jennifer, Ia tampak murung lagi. Kali ini Bella tidak terlalu memperhatikan ekspresi perubahan Chloe, Ia terus menikmati makanan gratis yang Ia dapatkan dari Chloe. Chloe sangat suka mentraktir jika sedang dapat kiriman dari orang tuanya atau saat Ia mendapatkan beasiswanya. Karena IPK nya yang kampir sempurna, Chloe selalu berhasil mendapatkan beasiswa. BERSAMBUNG
Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD