Bab 21

1180 Words

Sore hari, Melodi merasa kelelahan. Ia pun berniat istirahat di kamarnya. Tapi, Alfa masih melanjutkan obrolannya di ruang keluarga bersama Reno. Di kamar, Melodi memerhatikan seisi kamarnya. Tak ada yang berubah, hanya saja lebih rapi karena ia tak lagi tinggal di sana. Pintu kamar terdengar diketuk, Melodi membukakan pintu dan terkejut melihat Alfa datang dengan jalan yang pincang. “Sayang... Aduh.” Melodi melotot.”Ka... Kamu kenapa?” “Aku abis jatuh,” katanya sambil menutup kembali pintu kamar. Melodi langsung melihat kaki Alfa dengan panik.”Jatuh? Jatuh dimana? Mana yang sakit?” Alfa memegang pundak Melodi,”sini Peluk dulu. Aku jatuh....” “Jatuh dimana?” Jantung Melodi berdegup kencang karena khawatir. “Jatuh di pelukanmu.” Spontan Melodi tertawa keras mendengar gombalin Alfa.

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD