“Jahat! kok bisa mereka bilang gitu. "Mata Sekar melotot. Mulutnya ikut menganga. Kedua telapak tangannya saling bertangkup menutup mulutnya. Sementara Gilang hanya mengerutkan dahi seraya menggeleng. “Apa? Dari mana mereka tahu Sekar hamil?!” tanya Bu Hanum. Perjodohan yang merupakan impiannya, tak rela harus ternoda dengan gosip murahan. Seketika Gilang ingat. Kejadian tadi pagi saat antri bubur. Jangan-jangan, itu jadi sumber gossip? "Dasar ibu-ibu kurang kerjaan," batinnya. Tangan Gilang seketika mengepal. Mulutnya terkatup rapat. Kesal dan marah dengan tingkah ibu-ibu. “Tapi, kan kenyataannya memang Sekar hamil kan, Ma?” tanya Gilang. Dia mulai tak yakin. Apalagi memang belum ada bukti pemeriksaan. Baik dia, mama dan papanya selama ini hanya menduga. Dari muntah dan tingkah a

