Melihat Arman pergi begitu saja wanita itu putus asa untuk mengejarnya, di sisi lain lelaki bernama Rudi mulai berkemas dan meninggalkan restoran itu, pria bertubuh tinggi itu membayar tagihan makanan lalu berinisiatif meninggalkan restoran dengan segala kekecewaan hatinya. Sempat kami berpapasan mata, sementara masih banyak pengunjung restoran lain yang memperhatikan drama itu dengan segala komentar dan tertawaan mereka. "Aku pamit!" Aruni terkesiap dengan ucapan Rudi, dia menggelengkan kepala dan berusaha membujuk lelaki itu agar mau bicara dengannya. "Tunggu ya Mas, aku bisa jelasin, lelaki itu hanya rangkaian masa lalu yang sudah selesai... tapi dia merasa masih punya hubungan denganku." "Cukup!" Kalau gitu menggelengkan kepala sambil mengangkat jari telunjuknya. "Lain kali jan

