Marco tidak pernah mengelak perasaan sayangnya terhadap Mika, Marco hanya tidak ingin mengakuinya saja. "A-ayah." Mika menutup mulutnya lagi saat Duta mengangkat tangan, isyarat agar Mika diam. Lirikan mata Mika lantas terarah pada Marco yang kini berdiri berhadapan dengan ayahnya. "Saya nggak menyangka bertemu kamu lagi ...," ujar Duta seolah sengaja dibiarkan menggantung, lalu kemudian melanjutkna sambil melirik Mika. "... Berduaan sama Mika, di sini.” Matilah aku, rutuk Mika dalam hati. Mika tidak mau menyalahkan diri karena telanjur cerita ke ayahnya tentang Marco yang berciuman dengan perempuan lain sebab saat itu posisi Mika sedang dalam titik paling sedih dan putus asa. Siapa yang menyangka Semesta kembali menggaungkan dukungan melalui bocoran cerita dari Leo dan yang paling t

