Dua Puluh Empat: PENJARA CAPPACODIA

1145 Words

Penjara Cappacodia, Virginia, di sana aku akan menjalani masa pra persidangan hingga penahanan. Pintu gerbangnya meneriakkan nama penjara itu keras-keras. Di dalam mobil polisi khusus---yah, semakin terlihat, kan, jika aku bukan lagi bukan siapa-siapa---aku langsung menuju ke penjara ini. Meski setahuku bukan begini prosedurnya, masa bodohlah. Selagi aku masih sadar dan bisa bersikap sewajarnya, itulah saat yang tepat bagi mereka membawaku pergi sejauh mungkin dari realita yang membingungkan sekaligus menggembirakan ini. Kenapa membingungkan? Karena aku masih tidak habis pikir akhirnya membunuh orang yang bahkan tidak aku kenal secara personal. Ya, Hudson, Andrew. Untuk apa? Jika dipikir lagi, aku bisa saja melepaskan mereka dan tidak terlalu terbawa perasaan. Namun, yang terjadi ada

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD