Chapter 1. Jeremy di Penjara
“Ini sayang, kau harus makan.” Ujar Edi mengejek.
Jem, hanya menatapnya malas, mengaduk makanan yang ia dapatkan dari Carl si petugas. Edi menatapnya sembari dengan cengiran mengejeknya.
“Kangen dengan ibumu ya anak mami?” ejek Edi lagi. Jem menatap tajam pria kurus didepannya ini. Duduk berhadapan, selama ia dipenjara, membuat Jem dapat melihat dengan jelas perawakan Edi. Bibirnya yang selalu kering dam hitam, tindikan di hidung, wajah yang kusut dan cekung seperti seorang kakek dan rambutnya yang tipis klimis. Sudah 2 tahun 6 bulan 14 hari Jem mendekam di penjara dan Edi tidak pernah berhenti mengganggu.
Seorang pria berbadan kekar menghampiri meja Jem. Ted, seorang bodyguard club malam yang ditangkap karena melawan seorang tamu yang ternyata seorang polisi. “Apa si cebol ini mengganggumu lagi tuan—” tatapan mata Jem membuat Ted berdeham.
“ah, maksudku Jem.”
“Tidak. Aku hanya memberi masukan. Benarkan J?” lirik Edi takut pada Ted. Dengan cepat Edi bergerak membereskan nampan piringnya dan pergi. Ted mendengus, andaikan Jem ingin, Edi sudah pasti babak belur dari dulu. Pandangan Ted beralih pada sosok pria yang dingin, mata hitamnya menatap tajam pada siapapun lawan bicara. Garis rahangnya yang terlihat tegang akhir-akhir ini membuat Ted mendesah.
“Bos, semua staff menanyakanmu. Apakah anda sudah memiliki rencana untuk keluar?” tanya Ted langsung. Tidak ada orang lagi disekitar mereka. Ted merasa bangga, kemanapun ia pergi orang akan menjauhinya. Termasuk disini.
“Apa kalian sudah menemukan Susan?” tanya Jem. Ia berhenti mengaduk sup ayam hari ini. Muak, sama sekali tidak memuaskan seleranya. Ted yang hendak memasukkan roti dingin kemulutnya berhenti. Dengan sedikit ragu ia menjawab,
“Kami belum memastikannya sendiri bos, tapi informasi dari Stanley mengatakan Susan terlihat di daerah apartemennya. Sepertinya dia sudah kembali.” Ujar Ted.
Jem mengangguk. Tak sia-sia ia menunggu hampir 3 tahun ini untuk membuat Susan lengah dan merasa ia sudah aman.
“Apa yang selanjutnya kita lakukan bos?” tanya Ted lagi, setelah menyampaikan berita yang ia miliki.
“Cari seorang polisi bernama Charles Sue. Aku tidak tau dimana ia bertugas sekarang. Tapi kurasa masih di daerah club. Katakan padanya Jeremy Travos ingin menagih janji.” Ujar Jem.
“Dan katakan pada Stanley untuk mengawasi Susan dari jauh. Wanita itu sangat curiga pada siapapun. Aku butuh dia mengawasinya. Pastikan Susan tidak curiga sedikitpun.
“Baiklah, bos.” Ted sudah sering keluar masuk penjara karena hal sepele untuk memberikan informasi pada Jem.