“Aku sempat berpikir untuk bunuh diri mengingat kehidupanku yang kacau apalagi dengan pernikahan karena di gerebek ini membuatku sangat frustasi tapi Papa Zi secepat ini membuatku berubah pikiran. Aku sangat beruntung menikah dengan Papa Zi,” ucap Elara. "Jangan pernah mengatakan untuk bunuh diri! Mas tidak akan membiarkan semua itu terjadi," jawab Zian lalu membelai pipi Elara, menarik wajahnya dan berakhir dengan ciuman panas. Mereka saling menyesap satu sama lain, namun Elara mengernyit saat merasakan lidah Zian terasa pahit. Elara melepasnya dan menatap sang suami dengan heran. "Papa Zi merokok?" Zian yang mendapat pertanyaan dari Elara seperti itu sangat panik. Sudah lama ia berhenti merokok namun tadi saat diluar pasar malam ia melihat banyak orang merokok jadinya hatinya goyah.

